Showing posts with label Drum. Show all posts
Showing posts with label Drum. Show all posts

Sunday, August 22, 2010

Joey Jordison (1)



Sekilas tentang Joey jordison

Siapa yg enggak kenal dengan musisi yang satu ini dia adalah seorang pemain drum pada band beraliran Nu metal Slipknot band yang berasal dari IOWA amerika serikat yang telah mendapatkan berbagai pe
nghargaan di bidang musik dan juga gitaris pada band projek sampingan nya sendiri yang beraliran horror punk/glamour rock Murderdolls. Joey jordison yang bernama kengkap Nathan jonas jordison ini semasa sekolahnya aktif dalam kegiatan bermusik, semasa disekolah dia bermain drum dan banyak bermain dalam berbagai band. instrument pertama joey dia sebelum menjadi seorang drummer dia pertama memainkan alat musik gitar. Pada ii agustus 2010 kemarin dia berhasil meraih gelar The best drummer in 25 year yang dilakukan secara voting dan telah menyisihkan drummer-drummer kenamaan dunia khususnya drummer beraliran rock dan metal lainnya. joey berada di posisi pertama dan menyisihkan Mike portnoy ke posisi kedua dan seterusnya disusul oleh drummer2 kenamaan lainnya. Travis barker yang juga drummer yang sangat berbakat serta memiliki ciri khas dalam bermain drum tersisih ke urutan nomor enam dari seluruh nominasi yang berjumlah 20 drummer international. acara ini di adakan oleh majalah musik yang mengusung alat musik drum sebagai tagline.

kembali ke joey jordison, beberapa bulan kebelakang dia telah selesai Tour dengan band Rob Zombie dan berbagai aktifitas nya dalam bermusik dan merampungkan album barunya dari band side projeknya Murderdolls yang berjudul Children and woman l
ast dan baru saja merilis single pertama dari albumterbarunya My dark place alone. Setelah kepergian bassis slipknot Paul gray dan diwawancara oleh berbagai media joey dan personel slipknot lainnya akan kembali membuat album baru dan yang masih menjadi misteri adalah siapakah pengganti bassis slipknot the pig ini ya mungkin sebagai additional player sementara ini.. kita tunggu saja ... hehe....

Biography

Full name: Nathan Jonas Jordison

Date of Birth: 26th April, 1975, Born and raised in Des Moines, Iowa
Plays: Drums (and Guitar!)
Height: 5"5
Status: Single
Wears: His mask is a white japanese expressionless kabuki mask, now painted with black scars and fake Blood. He has long black hair with vivid red-steaks.
He's the most talkative member of the group
He is also the creator of the tribal S symbol for the band. Joey is Known for being one of the fastest drummers in metal history.
He was one of the original members of Slipknot, and drummed for MFKR
Rip's off the arms and legs of his suit, because its easier to drum.
He's talkitive, diminutive, and just really down to earth. He writes a lot of their songs, including Scissors.
He mixed the self titled album.
He created the term "Maggot" for a slipknot fan...
First Record Ever Bought: 'Kiss Alive'

Musical Heroes: Fantomas, KISS, Slayer, Venom, Mercyful fate, Misfits, Mike Patton,Melvins.
The First concert he ever saw was Kiss on the "Asylum" tour
BAND WOULD MOST LIKE TO TOUR WITH: the Melvins.

Is a big fan of Fleetwood Mac...actually he listens to Fleetwood Mac every night before going to sleep
Joey's first job was as sales associate at a retail record store in
West Des Moines.
Before Slipknot, Joey played in a band called Modifidious with Craig.
When asked to describe himself in three words, he replied: "Introvert, quiet and attentive", yet others say he is quite talkitive...
In his opinion, Black Sabbath was the most heavy metal band ever.
Hobbies: "It is pretty much covered by music 24/7. Aside from that, maybe video games, sleeping and sex"
Bands played/plays in: "Anal Blast","Modifidious", "The Rejects"
Joey worked at a record store called "Music Land" and a gas station called "Sinclair's" he worked at the garage 4 nights a week for 10 hours after being tempted by a friend to get a job there. Joey likes to wear a black hood that says on it "Little People Kill People". The Tribal "S" that is now the slipknot logo, was originally drawn by Joey, Joey also drew the main Slipknot logo, and the big "K" and "T" may come from the fact that at that time he was a HUGE KoRn fan.
(Drummerworld.com)


Pearl Eliminator P2002c


Harga

Untuk harga double pedal Eliminator P2002c nya pearl di Indonesia sendiri jika dalam rupiah masih pada kisaran Rp 2.400.000 include softcase, buku panduan dll.

Feature

The P-2002C is a double pedal complete set based on the revolutionary P-2000C. Pearl’s PowerShifter Eliminator provides the ultimate in player tunability and control. With a choice of 6 different cams (4 included and 2 sold separately), 4 beater faces, PowerShifter functionality and complete control over pedal surface grip or slip, this is the most tuner friendly pedal available.

Drive
  • Double Chain
Powershifter
  • US.PAT.5574237
    Our revolutionary PowerShifter function provides 3 positions to fine tune the power and feel of the pedal. By moving the footboard forward or back, you change the chain or belt drive angle, thus changing the leverage to create a light, regular, or strong feel.
Independant Traction Grips
  • The PowerShifter Eliminator’s Traction Plate footboard insert allows you to remove and reconfigure each individual traction grip to suit your exact playing requirements. From maximum grip to full slide and everything in between, the choice is yours. The Traction Plate also reverses to focus the slide or grip surfaces to either the toe or heel of the pedal.
Zero Play Hinge
  • US.PAT.7179978B2
    Our stainless steel hinge is manufactured with incredibly precise tolerances to prevent play between the footboard and heel, yet provides maximum freedom of motion for blazing speed.
Roller Hoop Clamp
  • US.PAT.5726370
    Our Roller Cam Hoop Clamp multiplies each turn of the adjustment knob to speed the process of attaching the pedal to the hoop. It fits an extremely wide range of hoop thicknesses, and offers the smoothest, most secure grip possible.
Wide Tension-Range Spring
  • Our counter spring has been designed to perfectly compliment the weight and balance of the footboard and beater assembly. It also offers a much wider range of adjustability, allowing you to fine tune the pedal tension to suit your playing style.
Uni-Pressure Spring Clamp
  • Our Uni-Pressure Spring Clamp System grips a full 360 degrees, and allows infinite beater angle adjustments. Featuring a unique Floating Spring Pendulum design that is perfectly centered on the clamp, this system offers full precision bearing movement for unmatched smoothness.
Quadbeater
  • US.PAT.5610351
    Our QuadBeater provides four different beater surfaces, each with its own distinct sound. You can choose from 2 hard plastic surfaces or 2 felt surfaces, and either pinpoint or line contact with the head.
Duobeat
  • The DuoBeat Beater offers two different faces, plastic and felt, for great versatility of sound of single surface beaters. Its two beaters for the price of one.
The P-2002C is also available in a belt drive model, the P-2002B.
It is also available in a Double Pedal Complete Left- Footed Set, the P-2002CL and the P-2002BL
The P-2000 and P-1000 SERIES pedals come standard with Custom Carry bags.

Source : www.pearldrums.com

Friday, August 20, 2010

Proses pembuatan Drum TAMA




proses awal:
bahan2 kayu yang belom diproses



proses pemotongan pake alat, motongnya musti pas banget gan...gak boleh kurang/lebih meskipun cuma 1 mm, untuk itulah sebelum dipotong, kayu didiemin beberapa hari biar suhunya sama




proses selanjutnya adalah penggulungan
penggulungan:
proses ini adalah membentuk kayu jadi berbentuk silinder, langkah pertama adalah menyelipkan kayu pada suatu wadah


dipukul-pukul biar pas


sekarang isi tengah gulungan/lapisan di lem dulu (satu drum nanti isinya 3 lapis gan) gunanya adalah biar lapisan pertama (paling luar) dan lapisan ketiga (paling dalam) nempel di lapisan dua ini (lapisan tengah)



setelah ketiga lapisan masuk ke wadah, baru di tambahin silinder



silindernya dikunci dulu biar rapet...



dan hasilnya seperti ini gan...




pemotongan:
proses selanjutnya adalah pemotongan drum biar ukurannya pas sesuai standar




yang dilingkari merah ntu gergaji potongnya gan



setelah itu, permukaannya dihalusin gan...luar dalam




pemasangan ring/cincin:
napa seh gan kok musti dikasih ring??
ring ini fungsinya untuk menjaga snare drum tetep fokus




Spoiler for finishing:
mulai tahap akhir gan, dibuat jaket dulu gan



jaketnya dipasangin di drumnya




jaketnya dipasin lagi



pemotongan tepi:

setelah proses selesai, tepi drum dipotong lagi gan biar bener2 sesuai standar



meskipun pemotongannya pake mesin yang canggih tapi tetep dicek lagi secara manual



pinggirannya dihalusin



pemasangan asesoris:

tahap akhir tinggal pasang pelengkapnya seperti "lugs" secara manual alias pake tangan..



tinggal pasang snare deh...


Source: www.kaskus.co.us

Wednesday, August 11, 2010

Jojo mayer

Serge "Jojo" Mayer (lahir 18 Januari 1963) adalah pemain drum Swiss sangat diakui lahir di Zurich dan saat ini berada di New York City. Anak musisi wisata, Mayer memulai karirnya sebagai drummer di usia dini, menerima yang pertama drum pada usia dua. Setelah belajar sendiri sepanjang masa kecilnya, Mayer pecah ke dunia musik profesional pada usia 18, bergabung dengan kelompok Monty Alexander. Touring dengan kelompok itu akan meluncurkan dia ke dunia musik jazz utama, bermain di North Sea Jazz Festival, Montreux, Nice, dan sebagainya Athena, dan menyebabkan pertunjukan dengan jazz-hebat seperti Dizzy Gillespie dan Nina Simone. Akhirnya, setelah bermain dengan berbagai seniman besar, Mayer akan menjauh dari jazz dan ke Drum n 'Bass electronica.

Jojo Mayer dikenal dengan menggabungkan secara bersamaan jazz, drum dan bass, jungle, dan pengaruh lainnya. Ia juga terkenal karena kemampuannya untuk memainkan irama jungle diprogram drum 'n' musik bass pada drum akustik, terming teknik ini "reverse engineering", sebuah frase yang dipinjam dari komputasi. Dia melaksanakan pendekatan dengan menggunakan berbagai metode seperti bass drum Heel-toe teknik, stroke Moeller, dan menarik "-out" atau "push-pull" aksen yang mengambil mengalahkan sedang patah hati. Dengan menggunakan teknik dia bisa bermain beats pada kecepatan mengagumkan. Beberapa pengaruh utamanya adalah Tony Williams, Jack DeJohnette dan Buddy Rich.

Dia bermain dengan gitaris David Fiuczynski dalam band pop rock avant-garde torsos Screaming Headless dan di band jazz fusion intergalaksi Maiden Ballet.

Dia adalah pendiri kelompok the Prohibited Beatz clique di bidang live musik underground NYC.

Source : www.wikipedia.com



Source : www.youtube.com

Drum stick

Drum stick! Sekarang sudah banyak sekali jenis drumstick yang beredar di Indonesia. Dari ribuan perak perpasang sampai dengan ratusan ribu perpasangnya. Beberapa merk yang dapat di andalkan dan yang beredar di Indonesia adalah: Vic Firth, Pro Mark, Johny Rabb, Zildjian, Tama, Vater, Ahead & Regal tip. Stick yang banyak dipalsukan adalah merk dari Zildjian, Pro Mark (hot rods) dan Vater. Tapi jika anda teliti, anda dapat langsung menebak bahwa stick itu palsu. Kelemahan stick palsu adalah: Kedua stick tidak seimbang, kayu terasa kopong, sangat mudah patah, logo pada stick tidak rapih dan banyak yang tidak lurus atau bengkok.

Bagaimana caranya memilih stick yang baik? Untuk Stick Vater yang asli harganya berkisar antara Rp 80.000 sampai Rp 85.000. Untuk Zildjian sekitar Rp 65.000 dan untuk Pro Mark (Hot rods) harganya berkisar antara Rp 140.000. Jika stick yang anda ingin beli tidak termasuk dalam nama-nama yang telah disebutkan, maka anda harus sangat teliti dalam memilih. Ikuti langkah2 berikut:

  1. Jika stick itu dibungkus dalam plastik, segera minta kepada penjaga toko agar stick itu dikeluarkan agar anda dapat menelitinya.
  2. Pegang di kedua tangan dan rasakan apakah masing2 stick beratnya berbeda. Jika iya, tolak stick itu, cari yang lain. Stick yang kuat haruslah terasa sedikit berat dan tidak kopong.
  3. Jika stick tadi sudah seimbang. Gelindingkan stick itu dipermukaan yang rata seperti meja kaca atau lantai marmer. Ketika stick itu berputar, perhatikan ujung stick itu. Jika bergoyang2 maka stick itu tidak lurus. Jika tidak lurus, tolak stick itu.
  4. Coba mainkan stick itu dipermukaan yang tidak keras seperti karpet. Apakah sudah sesuai dengan selera anda?
  5. Yang terakhir adalah mengetes pitch dari stick drum itu sendiri. (kalau anda mau stick yang sempurna) Pukul masing2 stick pada permukaan ride cymbal, gunakan ujungnya. Jika kedua stick itu tidak menghasilkan pitch yang sama... tolak! Atau mungkin saran saya, simpan saja dulu dan coba yang lain. :)


Stick drum itu sendiri mempunyai beberapa ukuran. Saya akan memberikan gambaran dari stick yang kecil sampai yang terbesar. Mudah-mudahan benar. :)

  1. 7a
  2. Jazz
  3. 5a
  4. Rock
  5. 5b
  6. 2b

Saran saya sih agar memilih stick ukuran 5a saja karena dengan ukuran 'normal' seperti itu maka akan mempunyai banyak keuntungan yang diantara lain adalah: Mudah dikontrol, tidak mudah patah dan tidak merusak cymbal. O, iya pada kalimat terakhir "tidak merusak cymbal" adalah berdasarkan penelitian, bahwa stick yang terlalu besar akan lebih mudah membuat cymbal menjadi sobek. Untuk ukuran yang terlalu kecil seperti 7a adalah: Sulit untuk dikontrol, tidak tahan lama, tidak mempunyai power, jangkauan kurang dan suara pada drum kurang keras. Jadi, 5a saja. :)
Karakter masing2 merk stick. Setiap merk stick mempunyai karakter yang berbeda. Simak aja:
  • Zildjian: Stick Zidjian memang terkenal sangat kuat. Tapi ukuran dari stick Zildjian sendiri agak berbeda dari yang lainnya karena stick2 Zidljian cenderung lebih besar. Ukuran Rock sendiri sangat besar dan mempunyai tip yang besar pula.
  • Vic Firth: Benar2 'The perfect pair', semua sticknya benar2 seimbang dan mempunyai pitch yang sama. Dan yang pasti lurus semua. Tapi ada satu kelemahan, jika anda kurang beruntung anda akan mengalami 'pematahan dini' :) Bukan pernikahan Dini lho?! Jadi, masih ada kemungkinan stick yang baru anda beli 1 hari yang lalu tiba2 patah. Hati-hati.
  • Pro Mark: Satu-satunya stick yang logonya tercantum ditengah stick. Stik ini sangat kuat tetapi balancenya cukup aneh karena stick ini berat didepan.
  • Johny Rabb: Terkenal dengan inovasinya seperti Rhythm Saw. Tapi Rhythm Saw itu sendiri dapat berbahaya untuk drum karena dapat merusak bearing edge sehingga suara drum anda bisa menjadi kacau dan tidak dapat dituning.
  • Tama: Extra kuat dan merupakan yang paling nyaman di pegang. Tapi sayang, sekarang sudah sangat jarang.
  • Vater: Banyak sekali pilihannya, tetapi keseimbangannya tidak menentu alias setiap stick tidak mempunyai karakter yang sama walaupun bentuknya sama.
  • Ahead: Stick drum super mahal. Memang, cukup gaya... tapi, rebound-nya (pantulan) sangat mati dan suara drum akan terdengar tidak tajam. tapi yang pasti, sepasang stick ini dapat bertahan sendiri sampai 6 bulan!

  • Regal tip: Lars Ulrich sempat menggunakan stick ini tapi tidak lagi karena stick ini tidak tahan dingin dan menjadi mudah patah. Bagi beberapa orang mungkin akan merasa bahwa stick ini terlalu licin tapi ada juga yang mengatakan bahwa stick ini yang paling nyaman. Kelemahan dari stick ini adalah jika menggunakan nylon tip, biasanya neck pada ujung stick kecil sekali sehingga mudah patah.

    Sumber : www.klinikdrum.com
    back to top